Arsitektur dan BudayaSemua Artikel

Rumah Tahan Gempa dari Minahasa Terkenal hingga Mancanegara

Source : toarpaulus.blogspot.co.id (Rumah tahan gempa dari desa Woloan)

Sebagai negeri yang berada di jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, dari dulu Kepulauan Nusantara selalu diintai marabahaya, salah satunya gempa bumi. Tingginya tingkat kerawanan bencana di Indonesia digambarkan oleh Gede Suantika, yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Gerakan Tanah. Menurutnya, Indonesia adalah tempat bertemunya tiga lempeng bumi yang terus-menerus saling mendorong. Semakin banyak lempeng maka patahannya semakin rumit dan berbahaya. Menghadapi situasi seperti itu, sejak dulu penduduk Nusantara telah mencoba melakukan mitigasi bencana dengan membangun rumah-rumah tradisional yang tahan gempa.

Ada banyak rumah tradisional Indonesia yang tahan gempa. Seperti yang pernah kami bahas sebelumnya, ada rumah adat Padang, rumah Suku Badui dan rumah adat Nias. Kali ini Arsminimalis akan mengulas tentang rumah adat Woloan yang berasal dari Minahasa. Menurut travel.okezone.com, rumah adat Woloan tak hanya kuat menahan gempa tapi juga memiliki model yang cantik. Rumah adat yang berasal dari Minahasa berbentuk rumah panggung dan cenderung memiliki satu lantai saja. Woloan tak hanya berdiri di daratan saja tetapi ada juga yang berdiri di perairan dangkal.

Source : arssminimalis

Bahan material yang digunakan umumnya adalah kayu dari jenis pohon yang diambil dari hutan, yaitu kayu besi, linggua, jenis kayu cempaka hutan, pohon   wasian   (michelia   celebia), jenis   kayu   nantu (palagium obtusifolium), dan kayu maumbi (artocarpus dayphyla mig_). Setiap macam kayu yang digunakan memiliki fungsi berbeda. Kayu besi digunakan untuk tiang, kayu  cempaka untuk dinding dan lantai  rumah, kayu nantu digunakan  untuk  rangka  atap. Namun material tersebut cenderung digunakan oleh masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi menengah ke atas.  Bagi masyarakat  strata  ekonomi menengah ke bawah,  menggunakan bambu petung/bulu jawa untuk tiang, rangka atap dan nibong untuk lantai rumah, dan untuk   dinding   menggunakan  bambu   yang   dipecah.

Baca juga :  Rumah Mewah Kaya Histori di Kampung Kemasan
Source : ccnindonesia.com (Proses pembangunan rumah woloan)

Kolong  rumah Woloan pada umumnya digunakan sebagai gudang penyimpanan bahan   makanan, kandang hewan,  maupun tempat  kumpul  keluarga. Sedangkan  untuk bagian  atasnya (badan  rumah)  digunakan  untuk  aktivitas keseharian  penghuni. Pada    bagian    paling    atas    (atap), sebagian diperuntukan sebagai ruang penyimpanan bahan makanan.

Menurut jurnal yang berjudul Studi Rumah Panggung Tahan Gempa Woloan di Minahasa Manado, bahwa perwujudan   bentuk   rumah   tradisional Minahasa  dipercaya  terbentuk  berdasarkan  pengaruh kultur  dan  mistik. Pembuatan tangga  depan  dibuat  secara  similar/kembar  kiri  ke  kanan  atau sebaliknya, dengan kepercayaan bahwa roh jahat yang naik tangga kiri/kanan akan langsung  turun  ditangga  depannya.  Terlepas  dari  konteks  kultur  tradisional yang dalam  tersebut,  konstruksi  rumah  terus  mengalami  perubahan  dari  konsep  denah untuk   penghadiran   ruang   dan   fasad  seiring   dengan   perkembangan   dan  ketersediaan material. Perubahan  ini  terlihat dari  luasan  denah  yang bervariasi  hingga  sirkulasi  ke  dalam  rumah  lewat  tangga yang terletak di depan. Kebutuhan manusia yang semakin dinamis membuat banyak perubahan pada model ruang. Namun tetap menghargai langgam dan tipologi arsitektur bangunan tradisional itu sendiri.

Baca juga :  Mana Lebih Baik, Bata Merah atau Batako?
Source : arsminimalis

Untuk menjamin bahwa rumah ini benar-benar tahan gempa adalah penempatan atau lokasi rumah juga perlu diperhatikan. Jika rumah dibangun di lahan perbukitan maka lereng bukit yang dipilih harus stabil tidak rawan longsor. Namun jika lokasi rumah berada pada lahan daratan maka jangan sampai di tempat yang memiliki  jenis  tanah halus dan tanah liat yang sensitif (tanah mengembang).

Rumah Woloan memiliki konsep canggih yang disebut knock-down. Setiap Rumah Woloan bisa dibongkar pasang, sehingga sangat mudah untuk dipindahkan, dari kota satu ke kota lain, bahkan sampai ke luar negeri. Berkat kecanggihan inilah rumah Woloan banyak dicari oleh para turis mancanegara yang ingin memiliki sebuah rumah kayu yang kuat dan bagus. Terdapat beberapa negara yang menjadi pembeli tetap rumah Woloan ini, yaitu Argentina, Venezuela, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Source : Rumahkayuwoloan.com

Jadi rumah ini tak hanya menjadi rumah tradisional Nusantara yang menjadi hunian untuk masyarakat setempat. Namun telah diperjualbelikan hingga ke mancanegara. Uniknya, hampir semua penduduk sekitar Woloan ini memiliki usaha membuat rumah tersebut karena memiliki banyak pelanggan. Untuk harganya sedikit mahal dibandingkan dengan rumah yang terbuat dari batu. Dan pastinya juga tergantung model kayu yang digunakan seperti apa. Biasanya para pecinta rumah Woloan anti gempa ini memesan dari Tumou Pratama yang memang sudah dikenal karena kualitasnya yang sangat bagus serta menggunakan kayu pilihan terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *