ReviewSemua Artikel

Nikmati Sinar Mentari Terbenam di Café del Mar

Source : Instagram.com/cafedelmarbali (Café del Mar ala Ibiza ini mempunyai cabang di Bali)

Sadarkah Sobat Ars kalau kita sudah menghabiskan waktu kurang-lebih enam bulan bersama Covid-19 di Indonesia? Banyak kegiatan yang mesti dilakukan di rumah bahkan harus diundur. Termasuk kegiatan berlibur yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari. Ada yang sudah mengatur rencana untuk menghabiskan waktu libur di gunung, pantai, ke luar kota, juga ke luar negeri. Salah satu wilayah di Indonesia yang kerap kali dijadikan tempat wisata yakni Bali.

Sobat Ars akan memikirkan apa kalau hadir di Bali? Pantainya? Wisatawan asingnya? Sunset-nya? Banyak orang datang ke Bali untuk menikmati keindahan pantainya guna melakukan tanning atau sekedar melihat matahari terbenam. Namun apabila Sobat Ars tak ingin mengotori badan dengan pasir tetapi ingin menikmati indahnya sunset, Arsminimalis punya solusinya untuk kamu!

Kamu bisa menemukan tempat yang kami sarankan di Jalan Kayu Putih 2, Batubelig, Canggu,Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Di sana, Sobat Ars akan menemukan beach club bernama Café del Mar. Tempat ini tersebar di 16 lokasi di seluruh dunia dan salah satunya ada di Bali yang merupakan cabang ke-12. Café del Mar pertama kali dibangun tahun 1980 di Sant Antoni de Portmany, kepulauan Ibiza, Spanyol.

Source : hangoutindo.com (Café del Mar mengusung tema beach club dengan gaya Mediterania-Spanyol)

Kafe ini mulai beroperasi dari tanggal 16 September 2019. Rafael Pasaribu, Arsitek yang merancang bangunan ini menjelaskan bahwa desainnya dibuat dengan sentuhan khas Café del Mar Ibiza. “Bangunannya dibuat berdasarkan esain arsitektur Mediterania-Spanyol. Namun sedikit lebih simpel,” ucapnya pada destinasian.co.id. Namun Rafael tak lupa menambahkan ciri khas Bali pada bagian atapnya.

Masuk ke dalam Café del Mar akan dibuat tersepona. Di dalamnya ada 2 area bar, 60 bangku di ruang terbuka, 58 sun loungers atau kursi untuk berjemur, 37 day bed, 13 cabana, 3 bilik kolam renang, dan 4 bilik matahari terbenam dekat bar. Di sini juga tersedia empat VIP private room yang dapat menampung 6 sampai 30 orang. Setiap room sudah dilengkapi dengan butler, toilet, air conditioner, serta pool kecil di teras depan.

Baca juga :  Sensasi Ngopi di Tengah Hutan Ala Arborea Cafe

Pelayan akan menuntun Sobat Ars memasuki Café del Mar. Di sebelah kanan pintu masuk, dapat terlihat bar, ice cream corner, serta tempat pembuatan pizza sekaligus pemanggangnya. Apabila tak mau terkena sinar matahari langsung, dapat memilih tempat duduk di depan bar. Sedangkan di bagian kiri ada private pool juga kolam renang khusus. Bagian tengahnya terdapat hamparan rumput hijau yang di atasnya disusun day bed. Ada pula tempat duduk persegi yang dilengkapi payung besar, handuk, dan meja kecil dengan kapasitas enam orang. Lalu di bawah ada cabana dan di depannya terdapat kolam renang. Di tengah kolam renang itu ada pool boat berbentuk lingkaran.

Source : befreetour.com (Café del Mar dilengkapi dengan kolam renang)

Kafe sekaligus beach club dengan motto Born in Ibiza, Reborn in Bali ini memiliki kolam renang seluas 700 meter persegi yang menghadap laut. Sobat Ars bisa menyicip Café del Mar dari pukul 11.00 WITA hingga tengah malam. Jika ditotal, bagian indoor dapat memuat 100 seats sedangkan di teras hanya 60.

Meski area Canggu kerap kali dihiasi kemacetan, wisatawan lokal dan asing tetap akan memenuhinya. Setelah melalui kemacetan parah, ketika masuk ke Café del Mar kamu akan menghilangkan rasa amarah. Panorama Samudera Hindia akan menghadirkan suasana menggugah. Untuk menikmati pemandangan, Sobat Ars bisa memilih beragam posisi. Mau di luxury pool booth? Sunset booth? Atau hanya sekedar bersantai di sunken bar?

Posisinya yang berada di dekat pantai dapat membuat telingamu dimainkan dengan suara ombak. Dengan bagian ruangan yang mayoritas tanpa atap, bisa membuat matamu dimanjakan dengan banyaknya bintang. Tempatnya memang dirancang untuk dapat melihat sunset dengan jelas yang mana dapat menghibur indra penglihatan kita.

Baca juga :  Tempat Makan ‘Mezzanine’ Pemuas Kesenangan Batin
Source : instagram.com/cafedelmarbali (Beach club yang satu ini cukup terkenal di Bali)

Dari cultura.id, CEO Café del Mar Australia-Asia John Zappia menyampaikan bahwa dengan senang hati melebarkan sayap di Australia-Asia, terutama di Bali. “Café del Mar sudah menjadi lifestyle yang terkenal di seluruh dunia lewat sunset-nya yang ikonik, makan malam ala jetset, dan event live music-nya. Ini adalah ekspansi pertama dan terbesar serta terbukti mendapatkan perhatian tersendiri sebagai tujuan wisata baru. Tamu-tamu kami nantinya akan bisa duduk bersandar dengan cocktail di tangan mereka sambil menikmati sunset bersama keluarga dan teman-teman mereka,” jelas John Zappia. Ia juga memaparkan bahwa Bali adalah spot yang tepat untuk cabang baru Café del Mar karena tempatnya ramai wisatawan internasional.

Tak hanya desainnya yang mewah dengan dominan warna putih dan biru, beach club ini juga menjadikan musik sebagai fokus utama. Café del Mar merupakan label musik Chill House yang terkenal di dunia. Selain itu juga menjadi tempat munculnya salah satu seri kompilasi musik yang paling lama berjalan dan sukses dalam sejarah.

Tempat ini menjanjikan pemandangan yang rupawan. Selain megah, Café del Mar juga menjadi dambaan wisatawan. Menu makanan juga dibuat khas Mediterranean. Rasanya sangat nikmat apalagi ditemani suasana yang bersahabat. Alunan musiknya juga merdu seperti sedang berada di tempat yang syahdu.

Source : hangoutindo.com (Café del Mar buka dari pukul 11.00 WITA hingga tengah malam)

8 pemikiran pada “Nikmati Sinar Mentari Terbenam di Café del Mar

  1. Ping-balik: arsminimalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *