ArsitekturSemua Artikel

Kusen Kayu atau Alumunium? Ini Perbandingannya

Source : megakapuas.com

Ketika membangun rumah idaman, Sobat Ars harus mempertimbangkan segala aspek. Tak terkecuali masalah material terbaik untuk rumah. Salah satu material yang harus dipertimbangkan adalah kusen.

Sering kali bagian kusen jarang mendapat perhatian lebih dari kebanyakan orang. Kusen hanya dianggap sebagai sebuah bingkai yang dipasang agar pintu atau jendela dapat berfungsi semestinya. Padahal banyak aspek yang patut dipertimbangkan ketika Sobat Ars hendak memilih kusen untuk rumah. Salah satunya yang terpenting adalah material kusen itu sendiri.

Pertimbangan dalam memilih material kusen tidak hanya menguntungkan Sobat Ars dari segi teknisnya saja, tetapi juga aspek ekonomi. Material kusen yang tepat akan membuat pintu atau jendela bertahan sampai bertahun – tahun. Saat ini, material yang bisa dipergunakan untuk kusen sangatlah bervariasai. Mulai dari berbahan PVC, fiberglass, baja ringan, dan beberapa material lainnya.

Namun dari kebanyakan material yang tersedia, kayu dan alumunium adalah jenis yang paling banyak dikenal dan dipergunakan oleh masyarakat. Kayu bisa dikatakan sebagai material terlama yang sudah digunakan sebagai bahan kusen. Tetapi dengan semakin minim dan cukup susahnya mencari kayu yang berkualitas membuat produsen berpikir dan mencari alternatif bahan lain. Salah satu yang bisa dijadikan opsi adalah alumunium.

Source : arsminimalis

Lalu mana sih yang lebih baik, kusen bermaterial kayu atau alumunium? Merujuk dari jurnal penelitian berjudul Perbandingan Pekerjaan Kusen dan Pintu Bahan Kayu Dengan Bahan Alumunium karya Michael Tedja, Irfan Balindo S, dan Rixky Rahmadyansah. Arsminimalis akan memaparkan masing – masing kelebihan dan kekurangan dua material tersebut.

Baca juga :  Furnitur Tepat untuk Rumah yang Mantap

Kusen Material Kayu

Source : bangun-rumah.com (Variasi model dan bentuk dari kusen kayu yang lebih beragam)

   » Kelebihan

  • Kusen kayu memiliki banyak model dan desain, jadi lebih banyak pilihan untuk disesuaikan dengan kebutuhan rumah.
  • Kusen bermaterial kayu cocok digunakan diberbagai kosep Baik modern, minimalis, bahkan klasik.
  • Kusen dari kayu juga bisa dibentuk dengan model desain sesuai keinginan.
  • Dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan.
  • Dari segi kesan estetika dan artistik, kusen kayu menjadi yang paling menonjol dibandingkan material lainnya. Warna alami dari bahan kayu juga menambah kesan elegan dan alami pada desain kusen.

   » Kekurangan

  • Rentan terhadap keropos dan rayap.
  • Perawatannya lebih sulit dibandingkan dengan bahan alumunium. Kusen berbahan kayu juga memerlukan perawatan secara berkala karena volume kayu dapat berubah.
  • Kusen kayu kurang kedap suara.
  • Walaupun memiliki opsi jenis kayu yang banyak untuk dipergunakan sebagai bahan kusen. Tetapi dari segi harga, kusen kayu jauh lebih mahal dibanding alumunium. Terlebih lagi jika jenis kayu yang digunakan semakin bagus seperti jati.

Kusen Material Alumunium

Source : bangun-rumah.com (Kusen alumunium dengan standar bentuk yang cocok untuk tipe hunian minimalis)

   » Kelebihan

  • Tahan keropos dan rayap.
  • Bahan alumunium mampu bertahan lebih lama, tidak mengalami perubahan bentuk atau penyusutan.
  • Tampilan kusen alumunium dapat dicat dan dimotif sesuai keinginan.
  • Bobotnya jauh lebih ringan dibandingkan dengan kayu.
  • Lebih ekonomis kusen bahan kayu baik dari segi biaya pembuatan, pemasangan, dan perawatan.
Baca juga :  Rumah Botol Jadi Tempat Hunian Cap Jempol

   » Kekurangan

  • Variasi bentuk yang terbatas, hal ini dikarenakan adanya standar pabrik. Variasi yang tersedia hanya bentuk minimalis dan klasik.
  • Hanya bisa dipasang menggunakan cara fischer (teknik memasang menggunakan sekrup fischer yang dibor dan ditanam lalu diplester dengan rapi).
  • Sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk.

Di atas adalah beberapa perbandingan penting dan utama yang harus Sobat Ars pertimbangkan dalam memilih bahan kayu atau alumunium. Baik dari bahan kayu atau alumunium memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing.

Jika Sobat Ars hendak mencari bahan kusen dengan kesan visual yang lebih menonjol untuk hunian minimalis. Terlebih lagi untuk menunjang desain hunian impian Sobat Ars, bahan kayu sangat kami rekomendasikan. Variasi bentuk dan model yang lebih banyak menjadi alasannya. Kusen kayu juga bisa digunakan diberbagai konsep hunian.

Namun jika Sobat Ars lebih mengutamakan keawetan dan harga yang ekonomis maka kusen alumunium pilihan utama. Terlebih lagi  perawatan kusen alumunium yang tidak terlalu susah.

Nah itulah bahasan seputar kusen kayu dan alumunium. Pilihan Sobat Ars jatuh ke mana nih? Silahkan komen di bawah ya.

4 pemikiran pada “Kusen Kayu atau Alumunium? Ini Perbandingannya

  1. Bener banget nih, rumah yang pakai aluminium lebih awet. Sudah 10 tahun tapi tidak rusak dan dimakan rayap seperti memakai kayu. Nice info sobat ars!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *