Rumah MinimalisSemua Artikel

Ornamen serta Komponen Mid-Century Modern

Source : Unsplash/Francesca Tosolini (Mid-century modern miliki desain yang tidak rumit dan karakteristik yang sederhana)

Akhir-akhir ini saya sering kali melihat Pinterest. Di aplikasi dengan kumpulan gambar itu, saya mencari inspirasi untuk mendesain kamar. Dengan kondisi kamar yang ada, saya harus memikirkan posisi perabotan juga warna cat kamar. Saya juga sesekali mampir ke e-commerce guna melirik furnitur tambahan yang diperlukan. Selain menyatat perabotan tambahan yang ingin dibeli, saya tersadar ada hal yang terlewat.

Untuk mendekorasi atau merenovasi kamar, Sobat Ars harus menentukan konsep. Tak hanya untuk kamar, menentukan konsep desain juga berlaku di semua ruangan yang ingin dibuat atau dirubah. Jika tahu konsepnya seperti apa, kemudian tentukan warna ruangan sesuai dengan tema. Lalu beranjak ke perabotan. Apabila kamu seseorang dengan kepribadian yang feminim, bisa mengusung tema shabby chic. Sobat Ars bisa memilih gaya industrial untuk kesan lebih elegan dengan sedikit sentuhan maskulin. Namun salah satu desain yang menurut saya cukup ‘minimalis’ ialah mid-century modern.

Setelah mencari beberapa gaya rumah mid-century modern, dapat dikatakan gaya desain yang satu ini tidak rumit. Karakteristiknya yakni atap datar, rincian sudut, tampilan yang asimetris, dan menggunakan kaca besar. Tiap-tiap ruangan dalam rumah bergaya mid-century modern terasa lebih ‘lega’.

Source : Unsplash/Ralph (Ravi) Kayden (Atap yang datar dan kaca besar menjadi dua karakteristik dari mid-century modern)

Mid-century modern menjadi istilah untuk gaya desain yang muncul pada pertengahan tahun 1950-an. Desain ini diperjelas dalam buku berjudul Mid-Century Modern : Furniture of the 1950s (Random House) karya Cara Greenberg di tahun 1983. Gaya arsitektur, interior, produk, serta desain grafis pada mid-century modern menggambarkan perkembangan abad ke-20 dalam desain modern dan pembangunan perkotaan.

Baca juga :  Starbucks Reserve Dewata, Kedai Kopi Rasa Tempat Wisata

Ada sebagian orang percaya bahwa gaya desain yang terlihat maju dan berpikir ke masa depan dapat menjadi sarana munculnya perubahan sosial untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik menjadi titik muncul gaya mid-century modern. Desain arsitektur ini ramai diaplikasikan oleh orang-orang pada huniannya di tahun 1945-1980 karena mempunyai fitur yang sederhana dan terintegrasi dengan alam. Mid-century modern masih sering dipakai sampai sekarang lantaran menampilkan garis yang bersih, lekuk organiknya lembut, serta minimalis.

Salah satu hal menonjol dalam desain mid-century modern adalah banyaknya perabotan berbahan kayu. Furnitur dari kayu juga dibiarkan dengan warna aslinya. Sobat Ars bisa memilih perabotan dengan material kayu palsu seperti plywood. Kamu juga bisa menggunakan kayu berkualitas tinggi seperti kayu jati, walnut, oak, juga rosewood. Mid-century modern­ cenderung lebih sering memakai perabotan dari kayu keras (hardwood) daripada kayu lunak (softwood). Untuk menemani warna cokelat dari kayu, Sobat Ars bisa menggabungkan dengan warna lain seperti hijau olive, kuning mustard, oranye, merah muda, abu-abu, biru kehijauan, hitam, serta putih.

Source : Unsplash/Francesca Tosolini (Perabotan berbahan kayu mendominasi tiap ruangan yang dibuat bergaya mid-century modern)

Garis-garis geometris dan atap yang datar menjadi ciri khas utama desain mid-century modern. Maka dari itu rumah dengan gaya ini terkenal dengan bidang datarnya yang membuat ruangan terlihat ‘bersih’ serta minimalis. Garis geometris dan atap datar dapat dipakai dengan pola grafis. Pola grafis dapat kamu aplikasikan pada karpet, lemari, taplak meja, dan perabotan lain. Pola grafis yang unik akan membuat ruanganmu menarik.

Baca juga :  Dari Lahan Terbatas Jadi Minimalis dengan Compact House

Kaca dengan ukuran besar yang berfungsi sebagai jendela akan membuat tampilan rumah Sobat Ars terlihat cetar. Selain jendela, pintu kaca yang bisa digeser juga kerap kali dapat ditemui di rumah mid-century modern. Adanya kaca yang besar membuat pemandangan di luar dapat dengan jelas terlihat. Hal itu juga menjadikan penghuni rumah merasa terhubung dengan alam. Kaca besar menjadikan rumah tersorot cahaya alami yang bisa membuat penghuninya hidup lebih sehat dan biaya juga hemat.

Open-plan room juga salah satu karakteristik mid-century modern. Ruang terbuka menjadikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik. Open-plan sendiri merupakan ruangan yang dibuat terbuka tanpa adanya sekat. Misal ruang tamu dan dapur yang menyatu tanpa sekat. Selain melancarkan sirkulasi udara, open-plan room juga membuat ruangan terlihat lebih luas.

Source : Unsplash/Francesca Tosolini (Adanya open-plan room yang diaplikasikan pada desain mid-century modern membuat interior rumah terlihat lebih luas)

Untuk menunjang tampilan mid-century modern, utamakan fungsi dari setiap benda sebagai kunci guna menghadirkan furnitur yang sederhana. Gaya desain arsitektur yang satu ini tidak memiliki banyak dekorasi. Perabot yang dipakai biasanya memiliki banyak fungsi agar tak memakan tempat dan biaya.

Setiap sudut dan perabotan rumah berdesain mid-century modern mengutamakan nilai fungsional agar tetap optimal. Perabotan yang tidak diperlukan sebaiknya dijauhkan. Penggunaan perabotan yang tidak berlebihan juga dilengkapi dengan kesederhanaan ornamen hunian. Sobat Ars bisa memilih gaya mid-century modern yang minimalis tetapi tetap manis untuk desain ruangan yang praktis.

3 pemikiran pada “Ornamen serta Komponen Mid-Century Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *