ReviewSemua Artikel

Pesona Masjid Mahligai Minang Bagai Rumah Adat Gadang

Source : pegipegi.com

Indah, unik, memukau, itulah beberapa kata yang akan tertanam dipikiran Sobat Ars semuanya ketika pertama kali melihat bangunan ini. Siapa yang menyangka bangunan dengan luas 18.000 meter persegi dengan atap seperti gonjong rumah adat Gadang justru tenyata sebuah masjid yang sangat indah dan menarik.

Mahligai Minang namanya, merupakan Masjid Raya Sumatera Barat yang menjadi ikon Kota Padang. Berlokasi di jalan Khatib Sulaiman, masjid ini banyak mencuri perhatian para wisatawan.

Ternyata ada cerita yang melatar belakangi berdirinya masjid terbesar di Sumatera Barat ini. Pada Januari 2016 lalu terjadi pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia di Buktitinggi. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Malaysia  Abdullah Ahmad Badawi. Ketika kedua kepala negara hendak melakukan ibadah Shalat Jum’at, kala itu Sumatera Barat belum mempunyai masjid raya yang bisa menampung jamaah dalam jumlah banyak. Akhirnya Shalat Jumat dilakukan di Bukittinggi dengan kondisi seadanya.

“Pak Gubernur, Sumatera Barat merupakan daerah yang terkenal religius dengan filosofi adat basandi syara, syara basandi kitabullah, tapi kenapa tidak ada masjid yang besar dan representatif,” ujar Jusuf Kalla pada republika.co.id setelah melihat kondisi yang cukup memalukan tersebut.

Setelah mendengar celetukan dari  Wakil Presiden, Gubernur Gamawan pun merasa malu dan tidak enak hati. Setelah pertemuan bilateral itu usai akhirnya Pemprov Sumatera Barat menyepakati untuk membangun masjid besar dan representatif yang berlokasi di Kota Padang. Hingga akhirnya berdirilah Masjid Raya Mahligai Minang yang sangat ikonik sekarang ini.

Baca juga :  Bangunan Penuh Sejarah di Ujung Pulau Madura

Tempat ibadah yang suci dicampurkan dengan corak budaya lokal menjadi daya tarik utama dari Masjid Mahligai Minang ini. Bagaimana tidak, masjid yang umumnya menggunakan kubah pada bagian atapnya tetapi tidak pada Masjid Mahligai Minang ini. Bagian atas justru dibuat seperti gonjong pada rumah adat suku Minang, yaitu rumah Gadang. Bukan hanya bagian atapnya saja, ukiran kayu yang terdapat pada dinding – dinding atap (passade) juga mengambil ukiran seperti rumah Gadang.

Source : Instagram/@muhammad_nur_montesqiu (bagian atap yang terisi dengan ukiran khas rumah adat Gadang)

Untuk bagian interior Masjid Mahligai Minang  sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Seperti yang disebutkan pada jurnal karya Nurhayatu Nufut Alimin, tiga bagian tersebut meliputi Mihrab, Liwan dan Sahn. Berbeda dengan tampilan luar masjid yang menonjolkan arsitektur tradisional, pada bagian Mihrab desain yang digunakan lebih modern. Pada bagian utamanya seperti berbentuk lingkaran bulat telur, gaya lingkaran tersebut  sangat futuristik. Selain itu bentuk Mihrab seperti bulat telur juga mirip dengan pola Hajar Aswad yang berada di Makkah.

Source : kumparan.com (bentuk Mihrab yang mengingatkan pada pola Hajar Aswad di Makkah)

Sedangkan pada bagiana Liwan masjid didesain sangat bersih dan kokoh dengan menggunakan material beton dan keramik. Pada bagian dinding ruangan didominasi oleh pintu – pintu dan jendela dengan lubang vertikal sebagai sirkulasi udaranya. Sedangkan pada bagian plafon dipenuhi dengan tulisan kaligrafi Asmaul Husna. Terdapat juga lampu – lampu yang menggantung membentuk lingkaran pada bagian plafon.

Baca juga :  Peninggalan Belanda untuk Malang
Source : bukitbengawan.com (bagian Liwan yang berdesain modern)

Pada bagian terakhir yaitu Sahn atau tempat wudhu didesain sederhana dengan warna gelap. Tempat wudhu dari Masjid Mahligai Minang memiliki desain terbuka, sehingga membawa udara alami masuk dengan mudah.

Selain desain yang unik dan menarik, Masjid Mahligai Minang ternyata juga dirancang tahan gempa. Bahkan diperkirakan masjid ini mampu bertahan dari guncangan gempa hingga 10 SR loh. Dari jurnal karya Nurhayatu juga disebutkan bahwa Masjid Mahligai Minang merupakan bangunan neo-vernacular. Apasih bangunan neo-vernaacular? Sabar ya, akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Nuansa religi, tradisional, dan modern bisa kamu rasakan pada masjid ini. perpaduan yang unik namun pas menimbulkan kesan menarik tersendiri pada bangunan ini. Tidak salah memang jika mengatakan Masjid Mihligai Minang sebagai salah satu masjid terunik se-Indonesia. Selain menonjolkan kesan religi seperti pada masjid umumnya, pencampuran budaya lokal membuat para jamaah ataau wisatawan secara tidak langsung mengingat dan belajar kebudayaan lokal setempat.

 

Satu pemikiran pada “Pesona Masjid Mahligai Minang Bagai Rumah Adat Gadang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *