Semua ArtikelTips dan Trik

Rawat Lemari Kayu Agar Tak Cepat Layu

Dari sekian banyak furnitur di dalam rumah, tempat penyimpanan atau storage box berperan penting. Lemari menjadi salah satu tempat penyimpanan pakaian kita di rumah. Bahkan hampir di setiap rumah memiliki lemari untuk baik untuk menyimpan pakaian, benda lain, juga surat-surat penting.

Lemari yang dijual-belikan oleh orang-orang memiliki bahan yang berbeda-beda. Ada yang terbuat dari plastik, logam, dan kayu. Lemari berbahan plastik biasanya memiliki ragam ukuran dengan harga yang aman. Lemari dengan bahan dasar logam biasanya cukup ringan dan awet. Namun jika dibandingkan dengan lemari kayu, lemari logam akan kalah. Lemari kayu banyak dijual di pasaran dengan beragam model. Lemari ini juga terkenal awet meskipun ukurannya besar-besar.

Jika lemari pakaian terbuat dari bahan kayu, maka Anda perlu merawatnya meski konon katanya jenis ini lebih awet. Tidak ada jaminan bahwa lemari Anda tak akan terhindar dari jamur. Lemari pakaian juga bisa lembap dan membuat isinya bau apek loh. Kali ini Arsminimalis sudah menyiapkan beberapa tips untuk Anda tentang cara merawat lemari kayu.

Photo by Андрей Постовой on Unsplash

Jangan pernah memposisikan lemari pakaian Anda menempel pada dinding. Berilah jarak sekitar 10 cm dari dinding. Kesalahan ini masih sering dilakukan oleh banyak orang padahal akibatnya cukup fatal.

Lemari dibuat menempel pada dinding agar menghemat ruang, apalagi jika ukuran rumah tidak begitu besar. Hal itu salah, lemari harus dibuat berjarak dari tembok hunian. Dinding memiliki tingkat kelembapan yang cukup tinggi dan dapat membuat jamur hidup di lemari apabila menempel.

Baca juga :  Dinding Dempet Rasa Parasit

Apalagi jika sedang musim hujan, dinding rumah akan terus terkena air dan menjadi lebih lembap. Bisa dibayangkan kan bagaimana jadinya lemari kayu Anda kalau menempel pada dinding? Jika sudah terlanjur meletakkan lemari menempel pada tembok, maka cepat perbaiki posisinya. Buatlah jarak di antara keduanya. Sirkulasi udara akan menjadi lancar setelah dibuat jarak tersebut.

Lembapnya lemari tidak hanya dipengaruhi oleh faktor menempel dengan dinding saja, tetapi juga karena hal-hal lain. Sirkulasi udara pada hunian yang tidak baik dapat menyebapkan suhu ruangan menjadi lembap. Untuk mencegah lemari kayu mudah rusak karena suhu yang lembap, maka pastikan lemari kayu Anda sudah dilapisi cat finishing.

Source : tradewindsimports.com

Untuk melindungi cat finishing, olesi cairan polish pada lemari kayu Anda. Cairan polish dapat menjaga kualitas kayu. Melapisi lemari kayu dengan cairan polish juga membuatnya terlihat baru lagi. Cairan ini memberikan efek mengkilat. Selain membuat tahan suhu ruangan yang lembap, cara ini bisa menghindari lemari Anda terkena serangan rayap.

Biasanya sebelum meletakkan pakaian di dalam lemari, kita akan memberi alas untuk bagian raknya. Alas yang dipakai adalah koran. Sedangkan koran merupakan salah satu sumber nutrisi dan makanan untuk hama lemari seperti jamur, tungau, kecoa, dan serangga lainnya. Maka hindari penggunaan koran sebagai alas lemari.

Untuk membersihkan bagian luar lemari, gunakan lap yang kering. Hindari penggunaan lap basah karena dapat membuat jamur hidup di lemari kayu Anda. Lap yang basah juga membuat kayu menjadi lapuk. Jika lemari berdebu, maka bersihkan dengan lap kering.

Baca juga :  Rumah Minimalis dengan Pintu yang Manis
Source : topscabinet.net

Anda harus sering-sering membongkar isi lemari untuk mengecek bagian dalamnya. Hal ini penting dilakukan untuk mengecek apakah ada isi lemari yang terkena jamur. Jika ada area yang lembap atau berjamur, Anda juga bisa langsung membersihkannya. Setelah mengosongkan isi lemari, Anda bisa menggunakan hair dryer untuk mengeringkan bagian dalamnya.

Jika sudah dikeringkan dengan hair dryer, diamkan lemari yang kosong untuk beberapa waktu. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa menjemur lemari di bawah sinar matahari. Step tersebut dilakukan agar kelembapan pada lemari hilang sempurna. Bau yang timbul karena lembap juga dapat hilang dengan dijemur tersebut.

Apabila lemari sudah kering, jangan langsung memasukkan pakaian kembali ke dalamnya. Letakkan beberapa kapur barus dalam lemari. Kapur barus dapat mencegah pertumbuhan jamur pada lemari. Anda bisa meletakkan kapur barus di bagian ujung atau pojok dalam lemari kayu. Jika Anda tidak suka dengan bau kapur barus, Anda bisa menghancurkannya dan bungkus di kain lalu digosok ke seluruh permukaan lemari. Kapur barus juga harus diisi kembali apabila sudah habis.

Beberapa tips di atas dapat membantu Anda untuk menjaga keawetan lemari kayu. Sayang kan kalau sudah beli lemari mahal-mahal tapi rusak karena jamur. Maka rawatlah lemari kayu Anda, agar tidak cepat layu.

2 pemikiran pada “Rawat Lemari Kayu Agar Tak Cepat Layu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *