ArsitekturSemua Artikel

Kamar Berkualitas, Tidur Jadi Pulas

Sudah tiga tahun berstatus sebagai mahasiswa, saya menyadari beberapa kasus yang sepertinya sering terjadi. Konon katanya, menjadi mahasiswa dapat membuat siklus tidur jadi berantakan. Waktu untuk beristirahat jadi lebih sedikit, hal itu membuat tubuh jadi kurang fit. Tugas yang menumpuk juga deadline yang memucuk menjadi alasan tidur yang tidak cukup. Padahal jam beristirahat bisa diatur sedemikian rupa dengan tidak mengerjakan tugas mepet batas waktu.

Tidur menjadi kegiatan penting untuk tubuh. Kekurangan tidur dapat menyebabkan beragam dampak negatif misalnya penurunan suhu tubuh, fungsi sistem kekebalan, juga pelepasan hormon pertumbuhan. Sistem saraf yang ada di tubuh dapat bekerja dengan baik apabila diberi waktu tidur yang cukup.

Contoh kecil yang terjadi di kalangan mahasiswa adalah saat kekurangan tidur, keesokan harinya pada jam kuliah pagi akan terasa mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Pada doktersehat.com dikatakan bahwa kurangnya tidur dapat menyebabkan gangguan memori, kinerja fisik, bahkan halusinasi. Jika mahasiswa semakin sering begadang dan hanya tidur dua sampai tiga jam saja setiap harinya, kemampuan untuk mengingat dapat berkurang drastis. Hal tersebut juga akan berdampak pada hilangnya materi-materi yang sudah dipelajari saat kuliah.

Dengan beragam efek kekurangan tidur dapat dijadikan alasan untuk bisa tidur dengan waktu yang cukup. Lama jam tidur pada setiap orang berbeda dan biasanya waktu yang dibutuhkan semakin sedikit dengan bertambahnya usia. Pada umumnya, lama tidur orang dewasa adalah 7-8 jam setiap harinya.

Photo by Matheus Vinicius on Unsplash

Website dokter.id menuliskan bahwa salah satu cara agar bisa tidur lebih cepat adalah dengan membuat diri ini nyaman dengan kamar yang dipakai untuk tidur. Ya, salah satu faktor agar bisa tidur awal dan lebih nyenyak adalah kondisi kamar. Kamar yang berkualitas dapat membuat tidur lebih pulas.

Jangan sampai kamar berantakan karena waktu tidur akan tercampakan. Saat saya selesai membersihkan kamar, rasanya tidur lebih enak. Individu dengan kamar berantakan serta barang yang tertimbun di mana-mana biasanya memiliki masalah tidur berdasar penelitian. Dalam Jurnal Sleep diteliti tentang orang yang suka menimbun barang di kamar dengan yang kamarnya lebih rapi. Kualitas tidur responden diukur dengan Sleep Habits Suvey (SH) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasilnya menunjukkan mereka dengan kamar lebih rapi tidak memiliki banyak masalah tidur.

Baca juga :  Alun-alun Merdeka Malang, Titik Kumpul Yang Kini Tengah Malang
© dlpng.com

Penempatan perabotan di kamar memang penting. Jangan sampai menaruh atau menumpuk banyak barang, hal itu dapat membuat kesan kamar yang berantakan. Jika tidak sreg dengan cat dinding, maka cepatlah menggantinya. Belum terlambat untuk mendesain kamarmu menjadi surga di dalam rumah. Kamu bisa mulai dengan menentukan tema dan gaya kepribadian, serta penentuan warna.

Dirangkum dari Female First, salah seorang pakar masalah tidur di Edinburgh Sleep Centre, Chris Iszikowski, mengungkap hasil penelitian yang menunjukkan keberadaan reseptor bernama sel ganglion pada bagian bawah retina mata. Reseptor ini paling sensitif dengan warna biru dan dapat mengontrol ritme tubuh sehingga mempengaruhi mood. Makanya biru sangat disarankan untuk menjadi warna kamar.

Photo by Annie Spratt on Unsplash

Keberadaan warna biru tidak menyebabkan mata lelah. Untuk arti biru sebagai cat dinding kamar dapat dibaca pada artikel ini. Biru dapat membangun mood dan mencegah masalah susah tidur. Warna ini secara psikologis juga memberikan nuansa damai dan kesejukkan.

Untuk membuat kamar menjadi lebih nyaman, konsultasikan dengan arsitek andalan. Arsitek pasti paham betul di mana harus meletakkan kasur dan barang lainnya. Arsitek juga akan menimbang bagaimana posisi-posisi yang pas itu agar suhu kamar sesuai. Suhu yang terlalu dingin dapat membuat kondisi kesehatan memburuk, namun jika terlalu panas dapat mengakibatkan badan terasa gerah. Tidur akan lebih nyenyak apabila suhu ruangan sekitar 16 sampai 20 derajat celcius.

Hal penting lainnya yang harus dipikirkan adalah peletakan tempat tidur atau kasur. Tertulis di liputan6.com, jangan memposisikan kasur berhadapan langsung dengan pintu. Udara dari luar akan langsung berhembus ke tempat tidur dan menerpa tubuh. Kasur yang menghadap ke pintu tidak disarankan juga dalam ilmu fengshui.

Baca juga :  Berikan Hunian Nyaman untuk Jiwa yang Tentram

Salah satu cara agar tidur menjadi lebih lelap adalah dengan mengatur kamar sesuai fengshui. Dilansir dari Good Housekeeping, menurut ahli fengshui dan desainer, Dana Claudat, fengshui dapat membantu tubuh untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. “Salah satu alasan mengapa kita harus menata kamar sesuai dengan fengshui adalah agar kita bisa mendapatkan tidur yang nyenyak,” ungkapnya pada Good Housekeeping.

Photo by Francesca Tosolini on Unsplash

Aturan dalam fengshui menyebutkan tidak diperbolehkan meletakkan kasur berdekatan dengan pintu. Dana Claudat menjelaskan dua hal penting yang harus diingat adalah menjauhkan tempat tidur dengan dinding kamar mandi dan hindari posisi kasur di bawah sinar lampu. Hal lain yang diatur dalam ilmu fengshui adalah harus memilih warna cat sesuai dengan energi yang diinginkan, rajin merapikan ruangan dan tidak menumpuk barang, juga harus meletakkan  buku di luar kamar.

Salah satu masalah pada kamar yang terangkum pada rumah.com adalah tentang lampu. Apabila kamar hanya memiliki satu lampu, yaitu lampu yang sangat terang dengan posisi di tengah kamar, dapat membuat tubuh selalu ingin melakukan aktifitas ketimbang beristirahat. Sudah lampunya sangat terang, untuk mematikan pun kadang jadi berat tulang karena saklarnya jauh dari ranjang.

Gunakanlah dua lampu di kamar. Untuk melakukan berbagai aktifitas di kamar pakailah lampu yang terang. Satu lampu lagi pilihlah yang sinarnya remang-remang. Lampu yang redup dapat membuat tidur lebih renyap.

Photo by Sincerely Media on Unsplash

Memang benar faktanya bahwa keadaan kamar sangat berdampak. Tidur yang tak nyenyak karena suhu, cat, posisi kasur, lampu, atau perabotan di dalam kamar bisa diperbaiki dengan merombaknya. Kamar berantakan membuat tidur terlupakan. Lantaran tidur tak nyaman, kesehatan terabaikan. Maka cepat putuskan desain ruangan, agar hidup tak sempoyongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *