Rumah MinimalisSemua Artikel

Plafon Cantik untuk Langit Rumah yang Menarik

Source : rumahpedia.com

Banyak cara untuk mempercantik rumah kesayangan kita. Namun sayangnya masih banyak orang hanya terpaku dengan hal – hal yang umum untuk mempercantik rumahnya. Semisal hanya terfokus pada aspek model rumah yang akan dipilih dan furnitur yang akan mengisi ruangannya. Padahal semua unsur, baik hal kecil maupun besar memiliki pengaruh sendiri untuk desain rumah Anda. Salah satu aspek yang kurang mendapat perhatian khusus dari kebanyakan orang adalah plafon.

Plafon sendiri adalah sebuah sekat atau pembatas antara atap rumah dan ruangan yang ada di bawahnya. Untuk fungsinya sendiri  seperti yang tertulis dalam penelitian karya Yayan Ranjaya, plafon pada umumnya berfugsi untuk menghalang panas masuk secara langsung kedalam ruangan setelah melewati atap rumah, tujuannya agar menjaga kondisi suhu dalam ruangan tersebut agar lebih stabil.

Atas tujuan utama yang hanya sebagai penyekat dan penahan panas masuk itulah banyak orang yang akhirnya tidak memanfaatkan plafon secara maksimal. Kebanyakan orang hanya terfokus pada fungsi plafon sebagai penghalang panas masuk, sehingga sering sekali kita jumpai jenis plafon yang ada dalam rumah – rumah terkesan monoton. Banyak kita temui model plafon hanya menggunakan triplek dengan corak warna menyesuaikan dinding rumah. Padahal, potensi dari plafon lebih dari itu. Beberapa tahun terakhir plafon sudah tidak hanya digunakan untuk menghalang panas saja, plafon sudah dijadikan sebagai desain interior tersendiri yang bisa menambah nilai estetika pada rumah Anda.

Sumber : builder.id (Penggunaan plafon jenis triplek yang sangat lumrah di Indonesia)

Model plafon sendiri untuk saat ini sudah terbilang sangat bervariasi dari segi materialnya. Mulai dari plafon berbahan PVC, gypsum, hingga kayu. Masing – masing jenis bahas tadi mempengrahui kualitas dari plafon itu sendiri.

  1. Plafon Kayu

    Penggunaan plafon bermaterial kayu menjadi opsi pertama.Jika Anda ingin menonjolkan kesan rapi, hangat, dan natural pada rumah Anda makan plafon kayu sangat cocok. Penonjolan warna dan serat alami dari bahan kayu yang digunakan bisa menjadi nilai lebih pada plafon jenis ini. Namun pemilihan jenis kayu juga harus difikirkan matang – matang. Jenis kayu yang salah justru akan merugikan Anda, karena bisa saja plafon yang menggunakan jenis kayu yang tidak pas akan mudah cepat retak karena rayap. Jenis kayu jati biasanya menjadi pilihan terbaik untuk membuat plafon jenis ini, namun juga menggunakan jenis kayu lain masih sangat memungkinkan. Seperti kayu merbau, nyatoh, meranti atau trembesi bisa menjadi salah satu opsi.

    Kekurangan dari jenis plafon ini adalah pada tahap pemasangannya yang cukup memakan banyak waktu. Selain itu harga yang terbilang cukup mahal juga menjadi kekurangan tersenidiri. Namun, hal itu wajar karena penggunaan bahan kayu dan jenis kayu tertentu memang memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun kami jamin ketika Anda memadukan jenis plafon kayu dengan konsep rumah minimalis, lalu dipadukan dengan desain interior klasik ruman Anda akan memiliki daya pikat tersendiri.

    Sumber : bangun-rumah.com
  2. Plafon Gypsum

    Plafon gypsum merupakan salah satu dari beberapa jenis plafon yang banyak digunakan di Indonesia. Harganya yang relatif terjangkau dan memiliki model dan desain yang cukup beragam menjadi alasan utamanya. Keunggulan lainnya adalah jenis plafon berbahan gypsum memiliki sifat tidak mudah terbakar. Hal ini dikarena bahan dari gypsum ini sendiri yang terbuat dari casting, yaitu bahan yang serupa dengan semen namun lebih lembut dan lebih putih.

    Kekurangan dari jenis plafon gypsum adalah terletak pada tingkat daya tahannya terhadap air. Karena berbahan dasar dari serbuk casting, dan memiliki sifat yang ringan, tingkat daya resap gypsum terhadap air cukup kurang. untuk itu perlu perlindungan ekstra pada jenis plafon ini terdapa endapan air. Anda hanya perlu memastika tidak ada kebocoran pada atap rumah, jika terjadi endapan air pada plafon ini maka segeralah ganti plafon gypsum lama dengan yang baru. Karena jika hal itu dibiarkan maka kemungkinan plafon yang terdapat endapan akan mengalami kerapuhan dan runtuh kebawah.

    Sumber : rumahklik.com
  3. Plafon PVC

    Plafon PVC merupakan jenis plafon yang bahannya terbuat dari Polyvinyl Chloride, yaitu jenis bahan yang sama untuk pembuatan pipa air. Karena terbuat dari bahan polimer membuat ketahanan pada jenis plafon ini sangat unggul dibandingkan dengan jenis plafon lain. Plafon PVC memiliki daya tahan tinggi terhadap air, rayap, dan bahkan terhadap api. Atas banyaknya keunggulan yang didapat dari jenis plafon ini membuat PVC menjadi salah satu jenis plafon yang banyak digunakan di Indonesia. Bahkan gedung – gedung pencakar langit juga banyak yang menggunakan plafon jenis ini.

    Kekurangan dari plafon PVC menurut kami hanya pada rentan harganya. Tidak semahal plafon jenis kayu memang namun juga tidak semurah jenis plafon gypsum.

    Sumber : pinterest.com

Nah itulah beberapa jenis plafon yang bisa Anda pilih untuk rumah Anda. Dari ketiga jenis plafon diatas kami merekomendasikan pemakaian jenis plafon PVC. Mengingat keunggulan dari segi ketahanan yang luar biasa dari jenis palfon tersebut.

Namun pilihlah jenis plafon sesuai dengan selera dan konsep rumah Anda. Ketika ruman Anda berkonsep minimalis modern maka plafon gypsum dan PVC bisa menjadi opsi. Namun jika konsep rumah Anda adalah minimalis klasik maka penggunaan plafon jenis kayu lebih cocok. Jadi mana pilihan Anda?

Baca juga :  Ketika Bangunan Menjadi Sebuah Buku Kebudayaan

2 pemikiran pada “Plafon Cantik untuk Langit Rumah yang Menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *