ArsitekturSemua Artikel

Trembesi, Pengganti Kayu Jati untuk Furnitur dan Properti

Source : foresteract.com

Tidak ada yang menyangkal memang atas banyaknya keunggulan dari kayu jati. Namun juga tidak bisa dipungkiri betapa susahnya mendapat kayu jati yang berkualitas baik di pasaran. Terlebih lagi banyaknya permintaan konsumen tidak sebanding dengan jumlah persediaan yang ada saat ini, dikarenakan lamanya pertumbuhan dari kayu jati itu sendiri. Belum lagi pertimbangan masalah harga yang cukup membuat Anda berfikir dua kali untuk menggunakan kayu jati.

Namun jangan khawatir, masih ada jenis kayu yang cukup bagus untuk dijadikan bahan furnitur di rumah Anda. Salah satunya adalah kayu trembesi. Kayu trembesi adalah jenis kayu yang banyak dipakai di industri mebel, khususnya di daerah Jepara. Kelebihan dari jenis kayu ini adalah pada seratnya, di mana serat pada kayu trembesi tergolong bagus, bahkan mirip dengan serat dari kayu jati. Walaupun dari segi kualitas masih di bawah dari kayu jati. Namun, trembesi sudah bisa dikatakan layak untuk menggantikan kayu jati jika memang Anda tidak bisa menggunakan kayu jati seperti alasan tadi.

(Sumber : alibaba.com)

Kelebihan lainnya dari kayu trembesi adalah mudah ditemui di Indonesia. Penyebaran pohon ini cukup merata di Indonesia, trembesi bisa ditemui di kawasan Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Pohon trembesi juga memiliki masa pertumbuhan yang cukup cepat, berbanding terbalik dengan pohon jati yang membutuhkan waktu lebih lama. Untuk itu trembesi bisa memenuhi kebutuhan pasar lebih baik dibandingkan dengan jati.

 Apa saja sih kelebihan lain kayu trembesi?

Selain keunggulan dalam segi serat dan penyebarannya, pohon trembesi juga memiliki kelebihan pada ukuran batang pohon yang besar. Berdasarkan data dari jurnal eprints.umm.ac.id, trembesi bisa mencapai tinggi maksimum 15-25 meter. Sedangkan diameternya bisa mencapai 1-2 meter. Keunggulan ini memberikan kemudahan kepada para pengrajin kayu dalam membuat properti atau furnitur yang memiliki ukuran besar, para pengrajin tidak perlu menyambung kayu lagi untuk memunuhi permintaan tersebut.

Baca juga :  Pahami dan Kenali Kayu Jati Berkualitas Tinggi
(Sumber : treeworldwholesale.com)

Kemampuan bertahan hidup pohon trembesi juga cukup mengesankan. Pohon ini bisa tumbuh di alam tropis yang kurang air sekalipun. Atas kelebihannya ini pohon trembesi bisa tumbuh dengan baik di mana saja. Bahkan pohon trembesi juga banyak digunakan sebagai pohon peneduh di pinggir jalan raya karena kemampuan bertahan hidupnya. Pohon ini mampu bertahan dari polusi jalan dan terik matahari dengan baik.

(Sumber : liputan6.com)

Lalu, apa saja kelemahannya?

Kelemahan utama dari jenis kayu ini adalah pada kekuatannya. Kayu trembesi masuk kedalam golongan III untuk tingkat kekuatannya. Tidak cukup kuat memang, bisa dibilang rawan pecah dan retak. Pohon trembesi juga menjadi tidak tahan panas dan hujan ketika sudah dijadikan kayu, sehingga kurang cocok untuk dijadikan bahan furnitur luar ruangan.

Selain kurang dalam segi kekuatan, kayu trembesi juga minus dalam segi keawetan. Kayu ini berada pada golongan IV untuk keawetan, jadi memang rentan dengan serangan rayap, jamur, dan bubuk kayu. Berbeda dengan kayu jati yang kebal terhadap rayap dan jamur.

Bagaimana karakteristik kayu trembesi?

Dari segi penampilan, kayu trembesi bisa dikatakan bersaing dengan kayu jati. Kayu trembesi memiliki warna gelap pada bagian tengahnya. Sedangkan untuk pinggiran dari kayu trembesi terdapat warna putih gading, sehingga memudahkan orang untuk melihat batasnya. Kombinasi warna ini juga menjadikan kayu trembesi sangat indah, cocok untuk dijadikan bahan mebel seperti meja pada ruang tamu.

Baca juga :  Mengenal Rumah Penduduk Zaman Majapahit

Untuk beratnya, kayu trembesi setara dengan kayu akasia dan kayu jati. Rata – rata beratnya mencapai 0,6 kg/m3,  sehingga kayu ini tergolong pada jenis kayu berat.

Bagaimana tips perawatan yang baik untuk kayu trembesi?

Meski tergolong memiliki cukup banyak kekurangan dibandingkan dengan kayu jati, Anda tetap bisa membuat kayu trembesi bertahan lama dengan perawatan yang tepat. Perawatan untuk kayu trembesi juga tidak tergolong susah. Anda hanya perlu memberikan obat anti rayap dan jamur pada kayu trembesi sebelum diolah menjadi furnitur. Ketika sudah menjadi furniture, rajin – rajinlah membersihkannya dari debu menggunakan lap. Hindarkan furnitur berbahan kayu trembesi pada lokasi yang terpapar sinar matahari secara langsung, juga jangan biarkan furnitur berbahan trembesi kehujanan. Pada dasarnya memang furnitur dari kayu trembesi diperuntukkan untuk furnitur dalam ruangan karena sifatnya yang tidak tahan dengan cuaca ekstrem.

Design by arsminimalis

Itulah sedikit pembahasan mengenai kayu trembesi, yang bisa Anda jadikan opsi untuk pengganti kayu jati. Selain kayu trembesi masih banyak lagi jenis kayu lainnya yang bisa dijadikan opsi. Seperti kayu albasia, mahoni, atau gaharu. Dalam artikel selanjutnya kami akan bahas masing – masing dari jenis kayu tersebut. Tetap kunjungi arsminimalis terus ya.

Satu pemikiran pada “Trembesi, Pengganti Kayu Jati untuk Furnitur dan Properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *