Rumah MinimalisSemua Artikel

Beri Kesan yang Menarik Melalui Foyer

Source : bluprin.com

Di Indonesia kata foyer masih asing terdengar dan masih sedikit pula yang menambahkan foyer di dalam rumahnya. Namun bisa jadi di dalam rumah kamu terdapat foyer. Nah, foyer sendiri itu apa sih? Dilansir dari archify.com, foyer merupakan area transisi yang menghubungkan antara ruang luar dengan ruang dalam. Berbeda dengan teras, foyer merupakan bagian dari interior sebuah hunian yang berada persis setelah pintu masuk utama.

Jika kita kedatangan tamu, pertama kali yang dilihat dalam interior rumah adalah bagian fayor. Fayor yang menarik membuat tamu atau siapapun yang berkunjung akan memiliki kesan baik terhadap rumah tersebut termasuk pemiliknya.

Jika melihat dari sejarahnya, foyer pada awalnya sengaja dirancang sebagai pemisah antara lingkungan di luar rumah dengan bagian dalam. Area pemisah ini dibuat agar udara yang terlalu dingin atau panas dari luar rumah tidak langsung menembus bagian dalam.

Ada beberapa desain foyer dari luar negeri yang bisa jadi inspirasi Anda untuk menghias foyer di rumah menurut dekoruma.com;

  1. Genkan, foyer ala Jepang

    Foyer di Jepang biasanya hanya diisi tempat untuk menggantung mantel, payung, jaket, atau kunci mobil. Di rumah tradisional Jepang tidak menggunakan perabotan besar sehingga tidak banyak memakan tempat untuk fayor.

    sumber : inspirasipagi.id
  2. British ala Inggris

    Dengan nuansa dinding berwarna putih polos tanpa hiasan apapun dan hanya terdapat sebuah cermin dan lampu gantung. Namun hal tersebut sudah menimbulkan efek atau kesan yang simple namun elegan bagi siapa saja yang melihatnya. Perabotan yang dipilih mengutamakan furniture berbahan kayu yang kokoh seperti kayu jati. Keberadaan jendela juga dianggap penting agar pencahayaan yang masuk tetap optimal.

    sumber :roundecor.com
  3. Foyer Abad ke-18 dari Bordeaux, Perancis

    Desain foyer ini memiliki ciri khas yaitu bola yang menumpangi tabung marmer di atasnya. Pintu rumah berwarna custom sesuai selera penghuninya dengan lantai keramik antik berwarna hitam putih. Desain ini awal mulanya berasal dari dua saudara kembar bernama Laurent dan Renaud Mommeja pada abad ke-18 di rumah bangsawan di Bordeaux. Hasil karya mereka yang menginspirasi desain interior dari Paris yaitu Michael Voorengel dan Jean-Pierre Calvagrac untuk mendesain rumah – rumah kliennya.

    sumber : elledecor.com
  4. Foyer ala aktor Eric Allen Stonestreet

    Tidak hanya jago memainkan peran dalam berakting, Eric Allen Stonestreet, aktor berkebangsaan Amerika Serikat ini juga punya gaya tersendiri untuk mendesain foyer di rumahnya. Area foyer di rumahnya diisi oleh bangku dan bantal abad ke-19. Ruangannya juga dihiasi oleh karpet daur ulang yang memberikan kesan vintage. Ia juga memasang cermin minimalis dan juga lukisan – lukisan di sepanjang dinding foyer rumahnya.

    sumber : homez.biz
  5. Foyer dengan pola garis – garis

    Perancang interior Burce Shostak dan rekannya, Craig Fitt, menghias foyer rumah mereka dengan gaya tahun 1817 yang sangat unik. Dengan ukuran foyer yang minimalis, ia menciptakan garis warna – warni. Di sisi kirinya terdapat tangga menuju lantai atas yang alasnya juga diberi garis warna – warni. Pada pegangan tangga terdapat tiger-maple antik. Selain itu, warna cat rumah yang dipilih untuk dinding adalah warna hijau yang memberikan kesan menawan pada foyer. Untuk melihat warna dinding apa yang cocok bisa lihat di artikel sebelumnya di sini.

    sumber : architecturaldigest.com
  6. Foyer vintage asal Swiss

    Studio Peregalli merenovasi foyer kediaman seseorang dari Swiss dengan sangat apik. Sekilas tampak seperti bangunan tua, desain arsitektur tersebut dibuat bertujuan untuk menghangatkan ruangan dengan memaksimalkan cahaya matahari. Desain pintu yang dipilih pun tidak sembarangan, pintu yang terbuat dari kayu dan lantainya dari batuan yang masih kasar memberikan kesan vintage yang antik. Terdapat kursi dari Italia abad ke -17 sebagai pilihan furniture yang fungsional.

    sumber : allthatischic.com
  7. Foyer Kontemporer ala Rusia

    Di rumah Victoria dan Vassily V.Sidorov dekat Moskow, desain interior Gabhan O’Keeffe membuat foyer rumah kontemporer nan modern. Foyer ini berbentuk melingkar dengan dinding foyer berwarna putih dan lekukan – lekukan garis horizontal. Ditambah dengan meja berbentuk bundar dan sofa berwarna cokelat dekat jendela memberikan kesan santai. Lantainya pun di desain dari batu.

    sumber : pinterest.com

Setelah melihat beberapa desain di atas, Anda dapat membuat desain foyer interior sendiri sesuai dengan budget dan konsep rumah Anda. Di Indonesia, foyer bukan merupakan satu hal penting yang perlu diperhatikan. Namun jika Anda ingin memberikan konsep dan kesan yang wah kepada tamu Anda, foyer perlu dipertimbangkan.

Baca juga :  Rumah Mediterania yang Mewah dan Bergaya

Satu pemikiran pada “Beri Kesan yang Menarik Melalui Foyer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *