Semua ArtikelTips dan Trik

AC Bahayakan Kesehatan, Udara Alami Siap Gantikan

Cuaca di Indonesia terasa lebih panas karena termasuk negara tropis. Khususnya pada musim kemarau. Umumnya udara pada siang hari akan mencapai rata-rata 35 derajat celcius. Sedangkan tahun 2019 lalu, Indonesia mencapai suhu 37,8 derajat celcius di musim kemaraunya.

Cara yang dipakai orang-orang untuk mengurangi rasa panas tentu dengan menggunakan pendingin ruangan. Jika dahulu yang dipakai adalah kipas angin, dengan majunya perkembangan teknologi maka hadirlah air conditioner (AC).

© Photo by Im3rd Media on Unsplash

Pemakaian AC memang menghilangkan rasa gerah pada tubuh. Suhu yang diinginkan dapat diatur pada remot AC. Udara yang keluar dari mesin pendingin ruangan ini juga terasa lebih bersih karena ada filter debu yang melengkapi.

Namun air conditioner sangatlah menguras biaya. Harganya cukup mahal dan jika dipakai terus-menerus akan menyebabkan pembengkakan tagihan listrik. AC harus selalu dirawat agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang buruk. Perawatannya pun juga memerlukan biaya yang tidak murah.

Pada website halodoc, dijelaskan adanya dampak buruk penggunaan AC bagi kesehatan. Pemakaian air conditioner dalam jangka lama dapat membuat tubuh kita mudah lelah, kulit menjadi kering, leher tengeng, sesak nafas, dan imun yang menurun. Kurangnya udara segar bisa menyebabkan kondisi tubuh cepat mengalami lelah dan sistem imun pun ikut turun drastis.

Memang sebaiknya kita gunakan saja udara ‘alami’ yang ada. Tapi terkadang godaan untuk memakai AC terus ada karena suhunya membuat suasana terasa lebih segar. Dengan memperhatikan kekurangan dari penggunaan AC, harusnya kita sadar diri bahwa udara yang ada lebih baik.

Baca juga :  Maksimalkan Desain, Untuk Nilai Fungsi Tambahan

Bagaimana cara agar ruangan terasa lebih sejuk jika menggunakan udara alami? Menurut Archify, ada beberapa tips untuk menjaga ruangan tetap terasa dingin meskipun tidak memakai AC. Kamu bisa mengatur posisi jendela, menggunakan ventilasi silang, menggunakan warna cerah pada dinding hunian, mengatur tinggi langit hunian, dan membuat vertical garden.

Design by arsminimalis

Posisi jendela harus diatur untuk tidak menghadap langsung pada sinar matahari. Maka hindari peletakkan jendela rumah pada bagian timur dan barat, letakkan jendela pada posisi arah utara atau selatan. Jika posisi letaknya sudah sesuai, maka kamu bisa membuka jendela rumahmu agar sirkulasi udara terjadi di dalam rumah. Kamu juga bisa membiarkan jendela terbuka pada malam hari karena suhu udara akan menurun saat malam dan membuat ruangan jadi lebih sejuk.

© Photo by Rob Wingate on Unsplash

Jika rumahmu sudah terlanjur memposisikan jendela pada arah timur atau barat, kamu bisa menyiasatinya dengan memasang tirai. Tirai di jendela akan menghalau sinar matahari masuk ke dalam rumah. Memakai tirai dapat mengurangi suhu yang panas sampai 20 derajat celcius.

Ventilasi silang dipakai agar sirkulasi udara di rumah lancar dan menjadikan hunian terasa lebih adem. Ventilasi silang ialah dua ventilasi dengan posisi yang berhadapan dalam satu ruangan. Ventilasi silang bisa berupa pintu atau jendela.

Warna gelap terkenal dapat menyerap panas. Apabila kamu mengaplikasikan warna gelap pada rumah maka ruangan akan terasa panas. Maka dari itu, warna gelap harus dihindari dan diganti dengan warna yang lebih cerah. Banyak sekali rumah yang didesain berwarna putih. Putih sendiri dapat memantulkan panas dari cahaya matahari. Penggunaan warna cat yang cerah juga dapat menurunkan suhu udara mencapai lebih dari 10 derajat celcius.

Baca juga :  Desain Bohemian Pembangkit Roh Halus dan Milik Para Seniman

Langit-langit rumah berarti plafon. Semakin jauh jarak antara plafon dan lantai dipercaya dapat membuat hunian lebih dingin. Dikutip dari rumah.com, dengan meninggikan plafon akan membuat sinar matahari tidak langsung masuk ke dalam ruangan. Sinar itu akan terkena dinding luar hunian, baru kemudian masuk ke atap dan tembus ke langit-langit rumah.

countryliving.com

Udara yang berkualitas dapat hadir di hunianmu dengan membuat taman di sekitaran rumah. Kehadiran tanaman juga dapat membuat udara lebih sejuk dan tentu menjadikan sirkulasi udara yang bersih. Membuat vertical garden juga tidak memerlukan lahan yang luas. Tips untuk membuat taman vertikal ini bisa kamu lihat lebih lengkapnya pada artikel ini.

Tips lain yang dapat kamu lakukan agar mengurangi suhu panas di rumah adalah meminimalisir penggunaan barang elektronik. Pemakaian alat elektronik yang terus-menerus   akan mengeluarkan suhu panas. Televisi, komputer, dan lampu merupakan beberapa barang elektronik yang mengeluarkan suhu yang cukup panas. Jika tidak menggunakan barang elektronik tersebut, sebaiknya dimatikan. Apabila alat itu masih tercolok di stop kontak, maka cabut dulu. Selain mengurangi panas, hal ini juga membantu kamu untuk menghemat listrik.

Daripada mempertaruhkan kondisi kesehatan dengan menggunakan air conditioner, alangkah baiknya kamu memanfaatkan udara yang ada. Tips-tips di atas bisa dipraktikan pada hunianmu agar terasa lebih sejuk.

3 pemikiran pada “AC Bahayakan Kesehatan, Udara Alami Siap Gantikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *