ReviewSemua Artikel

Kafe Nuansa Tropis, Pengunjung Betah Duduk Manis

Source : instagram/@Tropikalcoffee

Ingin menikmati suasana pantai ala tropis tapi minim budget? Jangan khawatir, di Surabaya ada kafe unik yang mengusung tema Sun of Beach loh. Kamu bisa nongkrong sambil ngopi cantik seperti di pantai. Kafe ini bisa jadi salah satu referensi kamu saat nanti corona dianggap clear oleh pemerintah.

Memang saat ini makin banyak es kopi – kopian yang mulai booming, para pecinta kopi tak henti –hentinya selalu disuguhkan kopi yang memiliki inovasi rasa – rasa baru. Tidak hanya kopi hitam pahit, kopi susu, atau kopi pada umumnya.

Kafe – kafe dengan desain dan arsitektur yang menarik menjadi poin plus untuk pengujung. Selain untuk menikmati makanan dan minumannya, pengunjung akan merasa betah berlama – lama. Ketika pengunjung sudah mendapatkan kenayamanannya maka tidak akan segan lagi untuk kembali. Saat ini di Indoensia, Jawa Timur khususnya suah banyak ditemui kafe dengan desain dan arsitektur yang menarik dengan konsepnya masing – masing.

Beralamatkan di Jl. Keputih Timur Jaya no.20A, Surabaya, Tropikal Coffee akan membuat kamu merasakan suasana pantai yang panas tapi mengasyikkan. Kamu akan disuguhi oleh beberapa ornamen yang menandakan tropis banget. Seperti deretan tanaman hias, pajangan di dinding yang serba bambu, dan patung flamingo yang lucu. Ada juga pohon palem yang menjulang tinggi seakan – akan tempat yang kamu kunjungi bukan lagi kafe tapi pantai Pulau Dewata.

Tak kalah seperti kafe – kafe di Bali pada umumnya, kafe ini juga menyediakan area indoor dan outdoor. Bagi yang ingin merokok bisa memilih area di luar ruangan atau outdoor. Untuk kamu yang tidak betah sama panasnya Surabaya, ada area indoor yang ber-AC. Bagi kamu yang ingin menambah feed instagram nih, sangat bisa untuk mengabadikan momen disini. Hampir di setiap sudut kafe ini instagramable untuk foto – foto.

Baca juga :  Benteng Pertahanan Sempat Tak Memiliki Pengakuan

Dilansir dari tribunnews.com, kafe instagramable ini diinisiasi oleh empat orang, yakni Reynald Khidir, Yenno Ardianto, Hardian Puji, dan Andhi sebagai interior stylish. Untuk menambah kesan tropis, kafe ini menghias dindingnya dengan corak jingga. Ditambah ornamen – ornamen pendukung serta perpaduan warna hijau dari tanamannya membuat kamu betah berlama – lama di sini.

Arsitektur ini dibuat desain interior yang unik. Untuk detail Maroko terlihat dari pintu masuk berbentuk lengkungan. Sementara khas Bali tampak dari detail interior dan hiasan-hiasan, di antaranya dari rotan. Dengan desain yang menarik ini pengunjung akan tertarik untuk mendatangi kafe ini. Dengan rasa penasaran dan ekspektasi bahwa tempat yang dikunjungi akan dapat merasakan nuansa tropis

Jam buka Tropical Coffee dari jam 10.00 – 23.00 WIB di hari Sabtu – Kamis dan jam 13.00 – 23.00 di hari Jum’at. Ternyata selain dijadikan kafe, Tropical Coffee ini pada pagi hari bisa dijadikan studio foto. Tidak perlu menunggu jam buka kafe untuk bisa foto – foto di sini. Apalagi kamu yang ingin suasana yang tidak terlalu ramai, sebelum jam dibuka bisa banget ke Tropikal Coffee. Tapi jangan lupa reservasi terlebih dahulu ya!

Sejak dibuka pada September tahun 2019, Tropikal Coffee semakin ramai dikunjungi oleh muda – mudi yang ingin merasakan nuansa berbeda dari menikmati es kopi. Luas dari kafe ini sekitar 125 meter persegi dan terdiri dari berbagai spot foto yang menarik pengunjung.

Baca juga :  Percantik Rumah dengan Gaya Jendela Minimalis

Ornamen, pajangan di dinding, kursi, meja, dan tanaman di Tropikal Coffee sangat bisa menjadikan kamu lebih fotogenic dan instagenic. Tapi, pihak Tropikal Coffee melarang pengunjung membawa kamera DSLR, pocket, atau lainnya. Jadi hanya bisa mengabadikan lewat kamera handphone saja. Jika ingin membawa kamera professional maka diharuskan reservasi studio terlebih dahulu pada saat kafe belum dibuka untuk umum.

Jika ingin menikmati makanan dan minumannya kamu bisa datang di sore hari. Sore hari waktu yang disarankan karena kamu masih bisa foto – foto dengan pencahayaan matahari tanpa takut terpapar panasnya Surabaya.

Menu di Tropikal Coffee juga masih terbilang terjangkau untuk kalangan mahasiswa. Untuk minuman ice coffee-nya dimulai berkisar sekitar 15ribuan saja. Makanan yang disediakan pun juga ada makanan berat dan makanan ringan (snack). Harganya cukup murah dengan menu – menu andalan dari Tropikal Coffee.

Menu yang disajikan tentu bukan seperti kopi pada umumnya. Kopi – kopi di sini menyuguhkan kopi dengan rasa buah – buahan. Menu di Tropikal Coffee sesuai konsep yang diusung. Minuman ini perpaduan antara kopi dengan buah – buahan seperti kelapa, peach, dan lainnya.

Sumber : instagram @Tropikalcoffee

“Proses pemilihan rasa buah di menu ini sudah lewat trial and error sebelumnya, jadi dipilih yang sesuai konsep,” ujar Hardian Puji kepada tribunnews.

 

Sumber : instagram @Tropikalcoffee

Bisa dibayangkan suasana pantai Pulau Dewata Bali dipindahkan ke Surabaya. Terlihat menarik dan sedikit berbeda dari kafe – kafe yang sudah ada. Kamu tetap bisa merasakan sensasi berada di Bali hanya dengan berkunjung ke Tropikal Coffee.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *