ArsitekturSemua Artikel

Mengenal Fungsi Dapur, Tata Letak serta Pemilihan Warna yang Baik

Source : dekoruma.com

Dapur merupakan salah satu ruangan yang menjadi fasilitas penting dalam sebuah rumah. Dapur merupakan tempat pemenuh kebutuhan dasar bagi penghuni rumah. Dapur memerlukan ruangan tersendiri agar tidak terganggu oleh aktivitas lainnya. Menurut Santosa dalam bukunya yang berjudul Membaca Makna Rumah Jawa, dapur merupakan tempat para perempuan (ibu dan anak-anak perempuannya) menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengerjakan kegiatan sehari-hari. Jadi, hal tersebut yang membuat dapur wajib ada dalam setiap rumah hunian.

Dulu, dapur biasanya berada di bagian belakang rumah dan terletak secara terpisah. Ukurannya hampir sama besarnya dengan ukuran rumahnya. Namun seiring perkembangan zaman, para ibu mulai berkarir terlebih ibu muda yang sering menghabiskan waktunya untuk bekerja membuat dapur mulai berkurang fungsinya. Terlebih mulai banyak rumah makan yang menyediakan macam-macam masakan dengan harga terjangkau semakin menyingkirkan fungsi utama dapur. Selain itu, bentuk dapur yang semakin kecil akibat harga tanah yang semakin mahal, sehingga sangat sayang sekali jika area tanah kecil hanya dihabiskan untuk membuat dapur yang besar dan luas.

Secara psikis, dapur memiliki fungsi tersendiri yaitu dapat membuat hubungan antar keluarga semakin akrab dan hangat. Seperti saat kita memasak bersama di dapur dengan keluarga. Secara tidak sadar aktivitas ini menimbulkan keakraban antar keluarga bahkan bisa belajar bagaimana bekerja bersama atau team work dari aktivitas dapur.  Selain untuk memasak, fungsi dapur yaitu untuk menerima tamu. Di mana tamu bisa mengobrol bebas dengan tuan rumah sembari menyiapkan makanan untuk disantap bersama, tulis Santosa dalam bukunya.

Baca juga :  Skylight Jadi Solusi Mandi Cahaya Alami

Selain memperhatikan fungsi dapur, tata letak dapur juga perlu diperhatikan. Tata letak dapur yang terencana akan membuat segala aktivitas dapur semakin mudah. Terlihat sepele dan mudah tapi jika tidak dipikirkan dengan matang akan berdampak buruk, kerja tidak optimal dan dampak tersebut bersifat jangka panjang. Tata letak dapur baiknya diletakkan pada bagian belakang rumah dengan pintu yang melindungi, agar aktifitas dapur tidak terlihat dari depan rumah. Menurut pandangan Islam, dapur yang baik harus diletakkan pada bagian belakang rumah yang paling dalam atau posisi paling belakang agar tidak terlihat tamu saat berkunjung, hal ini dilansir dari dalamislam.com. Dilansir pada rumah.com saat ini banyak orang yang membuat dapur di sebelah garasi dan bisa menembus belakang rumah. Hal ini tidak bagus. Menurut Feng Shui keuangan rumah bisa bocor, sama halnya dengan memompa ban yang bocor. Feng Shui juga mengatakan bahwa dapur tidak boleh berhadapan dengan kamar mandi karena dapur memiliki unsur api dan melambangkan mata pencaharian seseorang. Meletakkan kamar mandi yang memiliki unsur air di depan dapur dianggap tidak baik karena unsur air akan mematikan api. Di samping itu, dapur juga tidak boleh berhadapan dengan kamar tidur, pasalnya kepulan asap akan mudah masuk kamar tidur dan tidak baik untuk kesehatan.

Baca juga :  Belajar Arsitektur Vernakular dari Rumah Adat Sasak di Desa Sade

Dapur memiliki tiga bagian utama. Yang pertama sebagai tempat untuk menyimpan makanan. Lalu yang kedua untuk menyiapkan bahan masakan seperti mencuci, meracik, dan memotong. Yang terakhir sebagai area untuk memasak. Ketiga area ini memiliki cara peletakan yang baik. Yaitu dibentuk dengan segitiga, artinya area persiapan, masak dan penyimpanan membentuk alur segitiga. Sehingga saat pekerjaan diulang tidak mengganggu pekerjaan lainnya. Perlu diperhatikan juga bahwa posisi dapur harus ditinggikan, lebih tinggi dari lantai ruang sekitarnya. Hal ini dapat mempermudah pembuangan kotoran atau sampah setelah memasak.

contoh alur segitiga : (c)idntimes.com

Untuk pemilihan warna dapur, sebaiknya hindari menghias dapur dengan warna-warna logam seperti warna putih, abu-abu, atau elemen air seperti hitam. “Sebaiknya dapur dibuat dengan nuansa coklat, kuning, merah atau warna-warna lembut seperti biru dan hijau,” ucap Dian kepada rumah.com

Dapur nuansa coklat : (c) liputan6.com

Seiring pergeseran waktu, bentuk dapur tidak hanya segitiga. Hal ini karena dapur bukan hanya tempat memasak, tetapi juga bisa memberi nilai lebih pada kenyamanan dan keindahan. Beberapa bentuk lainnya yaitu bentuk lurus seperti huruf I, berbentuk L, dan berbentuk U. Atur dan hiaslah dapur senyaman dan seindah mungkin. Karena jika dapur nyaman, akan membuat aktivitas dapur lebih enjoy dan pastinya nyaman dilihat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *