ArsitekturSemua Artikel

Yuk Belajar Tentang Pencahayaan dan Penghawaan yang Baik Pada Bangunan Rumah!

Source : livingloving.net

Apakah rumah Anda terasa sangat panas ketika siang hari dan terasa sangat lembab pada malam hari atau bahkan pada kamar mandi Anda sering ditumbuhi oleh jamur? Jika iya, maka Anda perlu memperhatikan kembali sistem pencahayaan dan penghawaan pada rumah Anda.

Pencahayaan dan penghawaan merupakan dua elemen penting yang harus diterapkan dengan tepat dalam sebuah bangunan. Agar ruang – ruang di dalam bangunan rumah mendapatkan pencahayaan dan penghawaan secara alami, dan tentunya memberikan kenyamanan bagi orang yang menempatinya. Bukan hanya hal itu saja, membuat sistem pencahayaan yang baik maka juga mengurangi konsumsi listrik pada rumah Anda. Selain itu sistem pencahayaan dan penghawaan yang baik secara tidak langsung juga berpengaruh pada kesehetan penghuni rumah tersebut. Mengapa demikikian?

Design by arsminimalis

Ruangan yang memiliki pencahayaan dan penghawaan yang baik maka akan memiliki kelembapan udara yang cukup baik, sehingga dapat mencegah pertumbuhan jamur. Seperti yang dijelaskan oleh Chandra, salah satu mahasiswa Arsitek dari Universitas Brawijaya, bahwa faktor penghawaan harus benar – benar diperhatikan. Seperti letak ruangan kamar mandi harus mempertimbangkan arah matahari tenggelam, karena matahari sore memiliki tingkat radiasi tinggi, bisa menjaga kelembaban dan membunuh jamur. Selain itu pada beberapa ruangan tertentu membutuhkan penghawaan yang dingin, seperti ruangan dapur. Artinya dapur tidak boleh berada pada posisi terpapar langsung oleh cahaya matahari, baik matahari pagi atau sore.

Dilansir dari jurnal berjudul Analisis Pencahayaan Terhadap Kenyamanan Visual Pada Pengguna Kantor, di sanan meneyebutkan bahwa  pencahayaan alami dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti bagaimana bukaan jendela, bentuk dan kedalaman ruang, dan faktor eksternal lainnya. Dari penyataan tersebut, kita bisa tarik kesimpulan bahwa bukaan pada sebuah rumah memiliki peran yang penting untuk pencahayaan alami yang masuk.

Baca juga :  Lahan Sempit dan Budget Terbatas? di Rumah Kontrainerin Aja!

Setelah membaca deskripsi di atas, mungkin akan muncul sebuah pertanyaan dibenak Anda. Lalu bagaimana sistem pencahayaan dan penghawaan yang baik untuk bangunan rumah kita? Berikut kami akan memberikan beberapa panduan agar bangunan rumah Anda memiliki sistem pencahayaan dan penghawaan yang baik.

  • Perhatikan arah terbit dan ternggelamnya matahari
Ilustrasi by Fauzi

Hindari posisi bangunan menghadap arah matahari terbit atau tenggelam. Bertujuan agar mengurangi cahaya berlebih yang masuk melalui pintu depan rumah Anda yang kemungkinan besar akan selalu terbuka.

  • Manfaatkan pepohonan atau tumbuhan
Ilustrasi by Fauzi

Jika posisi rumah Anda sudah menghadap langsung dengan arah matahari, maka siasati dengan memanfaatkan pepohonan untuk menghalau intensitas cahaya berlebih yang masuk pada rumah Anda.

  • Prioritaskan posisi ruangan berdasarkan kebutuhan pencahayaan dan penghawaaan
    • Kamar Tidur
Ilustrasi by Fauzi

Usahakan posisi kamar tidur agar langsung terkena cahaya pagi. Karena cahaya dari matahari pagi bagus untuk kesehatan manusia. Artinya membiarkan cahaya masuk secara berlebih pada kamar tidur justru berakibat baik. Jika sore hari maka ia akan sedikit terpapar oleh sinar radiasi yang cukup tinggi, karena posisinya berlawanan dengan matahari sore.

    • Ruang keluarga, ruang makan dan ruang tamu
Ilustrasi by Fauzi

Intensitas cahaya dan hawa yang dibutuhkan pada ruangan ini adalah hangat, tidak boleh terlalu panas. Karena pada ruangan ini penghuni rumah cukup banyak melakukan aktivitasnya. Posisikan ruangan – ruangan ini pada posisi tengah – tengah pada bangunan Anda. Dukung dengan bukaan yang cukup agar udara senantiasa berganti dan menjaga kualitas udaranya.

    • Dapur dan ruang kerja (komputer)
Baca juga :  Gaya Industrial Penuh Nilai Esensial
Ilustrasi by Fauzi

Butuh intensitas cahaya yang dingin agar panas yang masuk tidak menaikkan suhu ruangan.

    • Gudang dan kamar mandi
Ilustrasi by Fauzi

Posisikan agar ruangan ini terkena matahari sore yang memiliki tingkat radiasi tinggi. Agar menghambat pertumbuhan jamur pada ruangan ini.

  • Perhatikan posisi bukaan dengan arah mata angin agar udara senantiasa berganti dan memberikan penghawaan yang Anda butuhkan dalam ruangan Anda.

Ilustrasi by Fauzi
  • Optimalkan aliran angin dengan ventilasi silang terhadap ruangan.
Ilustrasi by Fauzi

Penempatan bukaan pada sisi yang bersebrangan akan membuat angin dapat menjangkau seluruh ruangan.

Ilustrasi by Fauzi

Bukaan lebih banyak pada satu sisi dibanding sisi yang lain memungkinkan aliran udara yang masuk lebih besar.

Ilustrasi by Fauzi

Bukaan pada satu sisi yang berhadapan atau sejajar membuat aliran angin tidak merata sehingga menimbulkan zona panas pada sebagian ruangan.

  • Mengatur posisi ketinggian jendela untuk mengatur pencahayaan yang masuk
Ilustrasi by Fauzi

Posisi ketinggian berpengaruh terhadap instesitas cahaya yang bisa masuk kedalam ruangan tersebut.

Ilustrasi by Fauzi

Dengan memanfaatkan tepian rumah (tritisan) bisa juga untuk mengakali intesitas cahaya yang masuk.

Rumahku adalah istanaku. Untuk mewujudkan pepatah ini tidak harus membuat rumah yang megah dan besar. Cukup buat rumah Anda nyaman untuk ditempati, seperti dengan memperhatikan pencahayaan dan penghawaan pada ruangan Anda. Bagimana? Tertarik untuk menata ulang rumah Anda?

2 pemikiran pada “Yuk Belajar Tentang Pencahayaan dan Penghawaan yang Baik Pada Bangunan Rumah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *